#menubar{ width:900px; margin-top:5px; float:center; background:#de360f; height:35px; border:1px solid #de360f; } #menubar-left{ float:left; width:900px; padding-top:1px; } #menubar ul{ position:relative; overflow:hidden; padding:0; margin:0; font-weight:none; font-size:12px; }

Rabu, 02 Januari 2013

augmented reality technologi (BI SS 2012)

Augmented Reality (AR) adalah konsep pelapisan konten visual (i.e. grafik) di atas pemandangan dunia nyata seperti yang terlihat melalui sebuah kamera. AR mentransformasi perangkat mobile Anda ke dalam sesuatu yang digambarkan sebagai suatu cermin ajaib dimana Anda dapat berinteraksi dengan dunia nyata. Dari permainan dan gaming ke media/marketing interaktif ke how-to/bantuan, augmented reality membuka pintu untuk aplikasi dan layanan mobile baru.
AR SDK Qualcomm untuk smartphone Android sekarang tersedia untuk di-download. SDK ini akan memungkinkan generasi baru dari aplikasi AR yang memungkinkan pengalaman 3D interaktif untuk mengambil tempat pada obyek sehari-hari. SDK menggunakan teknologi visi komputer untuk menghubungkan secara ketat grafik dengan obyek mendasar dan fitur dukungan untuk target gambar, penanda bingkai, tombol virtual dan obyek 3D sederhana. Download AR SDK sekarang melalui portal QDevNet yang menawarkan penciptaan target online dan perangkat manajemen termasuk contoh pelatihan. 

Sejarah Augmented Reality
Sejarah tentang augmented reality dimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia claim adalah, jendela ke dunia virtual. Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorĂ©e Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan Prototype AR. Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas, mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Komputers. Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1 Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit. FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama, Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone 3GS. 

Contoh Pengaplikasian Augmented Reality
Seiring berjalannya waktu, Augmented Reality berkembang sangat pesat sehingga memungkinkan pengembangan aplikasi ini di berbagai bidang sebagai contoh, sebagai berikut :
 
1. Navigasi Telepon Genggam
Dalam kurun waktu 1 tahun terakhir ini, telah banyak integrasi Augmented reality yang dimanfaatkan pada telepon genggam. Saat ini ada 3 Sistem Operasi telepon genggam besar yang secara langsung memberikan dukungan terhadap teknologi Augmented reality melalui antarmuka pemrograman aplikasinya masing-masing. Untuk dapat menggunakan kamera sebagai sumber aliran data visual, maka Sistem Operasi tersebut mesti mendukung penggunaan kamera dalam modus pratayang. Augmented reality adalah sebuah presentasi dasar dari aplikasi-aplikasi navigasi. Dengan menggunakan GPS maka aplikasi pada telepon genggam dapat mengetahui keberadaan penggunanya pada setiap waktu. Khusus untuk Sistem Operasi iPhone dan Android, ada 2 pemain besar (Layar dan Wikitude) di dunia Augmented reality.
 
2. Hiburan
Bentuk sederhana dari Augmented reality telah dipergunakan dalam bidang hiburan dan berita untuk waktu yang cukup lama. Contohnya adalah pada acara laporan cuaca dalam siaran televisi di mana wartawan ditampilkan berdiri di depan peta cuaca yang berubah. Dalam studio, wartawan tersebut sebenarnya berdiri di depan layar biru atau hijau. Pencitraan yang asli digabungkan dengan peta buatan komputer menggunakan teknik yang bernama chroma-keying. Princeton Electronic Billboard telah mengembangkan sistem Augmented reality yang memungkinkan lembaga penyiaran untuk memasukkan iklan ke dalam area tertentu gambar siaran. Contohnya, ketika menyiarkan sebuah pertandingan sepak bola, sistem ini dapat menempatkan sebuah iklan sehingga terlihat pada tembok luar stadium.

3. Kedokteran (Medical)
Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misalnya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan augmented reality pada visualisasi penelitian mereka.

4. Engineering Design
Seorang engineering design membutuhkan augmented reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan augmented reality klien dapat mengtahuo, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.

5. Robotics dan Telerobotics
Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan augmented reality dibutuhkan di dunia robot.

kontroversi kunjungan kerja DPRRI ke jerman (BI SS 2012)

Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Eddy Pratomo, membantah jika video studi banding Badan Legislasi DPR yang diunggah anggota Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman ke YouTube adalah milik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Jerman.

"Tidak benar, (video) itu bukan dari KBRI. Enggak mungkin KBRI berbuat seperti itu," kata Eddy melalui pesan singkat kepada Tempo, Selasa, 27 November 2012. Kemarin Ketua DPR Marzuki Alie mempertanyakan peran KBRI Jerman dalam kunjungan kerja Baleg DPR.

Marzuki menuduh staf KBRI bekerja sama dengan PPI Jerman untuk menyudutkan DPR melalui tayangan video yang diunggah di YouTube. Video tersebut berisi kegiatan kunjungan kerja sejumlah anggota dewan ke Jerman, beberapa waktu lalu.

Kunjungan DPR ke Jerman sejak 17 hingga 23 November 2012 mengundang kontroversi. Alasannya, mereka hendak memperdalam isu untuk pembahasan RUU Keinsinyuran, sementara lembaga yang disambangi adalah DIN, yang menurut Persatuan Pelajar Indonesia bukanlah lembaga yang kompeten dalam regulasi keinsinyuran.

Eddy menambahkan, KBRI juga
menolak jika disebut bekerja sama dengan PPI untuk menyudutkan DPR. Menurut dia, KBRI Jerman selalu memberikan dukungan penuh dan fasilitas yang diperlukan DPR dalam setiap kunjungannya.

KBRI Jerman juga selalu berkonsultasi dengan kementerian terkait dalam menerjemahkan substansi diskusi maupun lembaga yang akan dikunjungi. Selain itu, KBRI juga berupaya menjembatani dialog antar-unsur masyarakat di Jerman dengan setiap delegasi kunjungan kerja DPR RI. "Meskipun tidak selalu berhasil," kata dia.

Senada dengan duta besarnya, Konselor Bidang Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Jerman, Ayodhia Kalake, kembali menegaskan bahwa video tersebut bukan dari KBRI. "Dan bukan diunggah oleh KBRI Jerman,"

sumber : tempo.com

kelangkaan bbm bersubsidi

JAKARTA – Kelangkaan BBM bersubsidi di sejumlah tempat di Indonesia membuat pemerintah berencana menyiapkan anggaran sebesar Rp6 triliun.
Dana itu akan diperuntukan bagi penambahan kuota BBM bersubsidi.
Di sisi lain, Ketua Komisi VII DPR dari Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana mengisyaratkan kenaikan harga BBM sebagai pilihan yang mesti dilakukan. 
Sutan Bhatoegana mengatakan pemerintah lemah dalam pengawasan BBM bersubsidi sehingga kuota yang tersedia sejak awal selalu kurang.
“Begini, pertama kita sesalkan adalah akibat dari satu pengawasan yang kurang di lapangan. Kedua, tidak terbendung orang cenderung banyak menyelundup dan menimbun. Jadi mata rantai bisnis komoditas ini [BBM bersubsidi] sudah tidak sehat,” ujarnya ketika dihubungi Bisnis, Minggu (2/12).
Menurut Sutan, pemerintah harus menjamin keberadaan BBM di tengah masyarakat. Sehingga tingkat pengawasan mesti ditingkatkan. Hal ini untuk mencegah terjadinya penimbunan yang masih banyak terjadi di Tanah Air.
Sutan berharap ada peninjauan kembali harga BBM subsidi. Karena bila terus-terusan over kuota, dikhawatirkan akan semakin menambah kaya para penyelundup.


Menjelang akhir tahun, kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di beberapa daerah makin meluas. Pihak Pertamina akhirnya memutuskan untuk menyetop pengendalian pasokan BBM bersubsidi menyusul munculnya kerawanan sosial yang dikhawatirkan akan mengganggu kepentingan nasional yang lebih besar.
Pengamatan SH, kelangkaan BBM subsidi terjadi di Provinsi Lampung. Jika sebelumnya hanya solar yang langka, sejak Sabtu (24/11), premium juga susah didapat. Untuk menghindari kekosongan stok, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) memberlakukan pembatasan pembeliam.
Untuk kendaraan roda empat atau mobil pembelian BBM subsidi hanya diperkenankan maksimal 20 liter. Sementara itu, untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor, pembelian maksimal sebanyak 3 liter. “Aturan ini sudah dua hari ini kita jalankan sesuai surat edaran Gubernur Lampung,” ujar Feni, petugas SPBU Rajabasa, Bandar Lampung, Minggu (25/11).
Aturan pembatasan pembelian BBM subsidi ini berlaku di semua SPBU di Lampung. Akibatnya selain terjadi antrean, pembatasan ini juga menyulitkan pengemudi yang mau keluar kota. Pasalnya, sebagian besar SPBU di berbagai daerah tingkat dua di Provinsi Lampung sudah kekurangan BBM sejak sepekan terakhir.
“Yang paling susah mobil solar ini. Jika di eceran solar nggak ada, mau diisi apa tanki mobil, sementara kita ada tugas ke daerah-daerah,” ujar Erik, seorang sales obat-obatan perikanan yang sehari-hari mengemudikan mobil minibus Panther..
Antrean panjang di berbagai SPBU tampak pada mobil-mobil berbahan bakar jenis solar. Antrean bertambah parah karena bertumpuk dengan truk dan bus-bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Bahkan Minggu tengah malam tampak sejumlah bus AKAP tujuan berbagai kota di Jawa masuk ke dalam Kota Bandar Lampung untuk mencari solar.
Hal yang membuat “pusing” sopir truk atau bus adalah adanya pembatasan pembelian hanya Rp 200.000. “Cukup sampai mana jika truk segede ini diisi solar 22 liter?” ungkap Parno yang mengemudikan truk yang membawa besi tujuan Palembang.
Sejumlah SPBU di Kota Pematangsiantar telah kehabisan stok BBM jenis bensin dan solar hingga Senin (26/11) pagi ini. Sejak Sabtu (24/11), beberapa SPBU di Jalan Medan dan Jalan DI Panjaiatan serta di Jalan Melanchton Siregar tampak memasang papan tanda Premium dan solar habis. Kosongnya BBM tersebut menyebabkan kalangan konsumen kelabakan mencari bahan bakar kendaraan roda dua dan empat. Mereka berupaya mendatangi pengecer BBM sampai ke desa desa di pinggiran kota.
Para pedagang pengecer BBM mengaku kehabisan stok sudah terjadi sejak empat hari lalu, terutama solar lebih dahulu. “Ini hari keempat kami kesulitan memperoleh BBM,” kata Manurung seorang pengecer. Kalaupun ada, mereka harus membeli ke SPBU di kota Tebingtinggi atau Bandar Pasir Mandoge, sekitar 45 kilometer (km)dari Pematangsiantar.
Assistant Costumer Relation Pertamina FRM Region I, Sonny mengatakan, kekosongan terjadi karena jadwal kuota BBM subsidi ke beberapa SPBU telah habis pada Minggu (25/11) hingga menunggu jadwal selanjutnya. Secara keseluruhan penyaluran BBM di Sumut sudah melewati dari yang ditentukan oleh pemerintah.

persaingan sengit antara apple vs samsung (BI SS 2012)

Teman menjadi lawan, itulah yang terjadi pada dua perusahaan besar dunia, Apple dari Amerika dan Samsung, Korea Selatan. Samsung yang telah lama menjadi partner dari Apple diduga menjiplak desain milik Apple. Kasus sengketa hak paten pun mencuat hingga bergulir ke pengadilan. Seperti diketahui, dua perusahaan raksasa itu telah lama menjalin kerjasama yang baik, dimana Apple membuat chip A5 otak dari iPhone 4S dan Ipad 2 di pabrik Samsung yang berlokasi di Texas, Amerika serta komponen Samsung yang banyak tertanam dalam produk Apple seperti Ipad, iPhone dan Mac Book Air. Dengan adanya kasus sengketa hak paten ini apakah keduanya masih akan terus bekerja sama atau malah menyebabkan keretakan?
Sidang yang digelar di Pengadilan San Jose, California, Amerika, 25 Agustus lalu dengan anggota 9 dewan juri menilai Samsung melanggar hak paten dari Apple dan terancam denda Rp 9 trilliun atau US$ 1.051 milliar. Hak paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh suatu negara atas inovasi atau ide produk teknologi dalam jangka waktu tertentu. Tidak tanggung-tanggung, Samsung melanggar 6 dari 7 hak paten milik Apple. Berikut hak paten yang dipermasalahkan oleh pihak Apple seperti yang dirilis dalam situs Cnet,
Paten No. 381
Antara lain meliputi interface,multi touch, pinch to zoom, cara menggeser dokumen dan page bouncing atau efek yang ditimbulkan ketika halaman discroll sampai bawah. Pelanggaran hak paten nomer ini banyak ditemukan pada produk Samsung Galaxy.
Paten No. 915
Berkaitan dengan touch screen, yang membedakan antara single touch dan multi touch scrolling. Produk Samsung, Galaxy, Nexus S 4G, Epic 4G, dan Galaxy Tab masuk dalam daftar yang melanggar.
Paten No. 163
Hak paten ini meliputi double tap atau fitur membesarkan guna menaruh foto, web maupun dokumen pada tengah layar. Droid Charge, Seri Samsung Galaxy juga masuk dalam daftar hitam pelanggar hak paten.
Paten No. D ’677
Hak paten ini mengatur soal desain muka dari perangkat iPhone yang dilanggar Samsung dalam produknya seperti Epic 4G, Samsung Galaxy, Vibrant, Fascinate dan Infuse 4G.
Paten No. D ‘087
Hampir sama dengan hak paten no. D ‘677, D ‘087 menyinggung soal ornamental perangkat secara umum yang dilanggar Samsung seperti dalam produk Galaxy dan Vibrant.
Paten No. D’ 305
Hak paten ini menjabarkan UI (User Interface) yang berupa desain berupa icon berbentuk kotak dengan sudut bulat berlatar belakang warna hitam yang tersusun dalam grid. Lagi-lagi, Samsung Galaxy masuk dalam deretan produk yang melanggar.
Berdasarkan pada bukti terbaru yang dihadirkan dalam persidangan, selain pada desain antarmuka (interface), dan hardware  seperti yang dijelaskan dalam hak paten, paket penjualan (packaging) Samsung ternyata juga meniru produk Apple. Bagi kamu yang mungkin belum mengetahuinya, inilah desain perangkat Samsung yang sangat identik dengan produk Apple yang mudah dikenali. Serupa tapi tak sama.
Charger, USB Connector dan Camera Kit
Samsung mencetak hattrick dengan meniru sekaligus 3 desain produk Apple. Seperti yang diketahui, desain Apple berupa charger, USB Connector serta Camera Kit yang berwarna putih hanya dirubah warna hitam oleh pihak Samsung.
Smart Cover
Bentuk Smart Cover milik Apple sama persis dengan milik Samsung. Hanya Samsung mengubah namanya menjadi Smart Case.
Outlet dan Promosi Produk
Apakah Samsung merupakan peniru sejati? Hhm.. masih perlu banyak pembuktian, namun sebuah toko retail Samsung di Sydney, Australia, sangat mirip dengan toko Apple yang berada di seberang jalan pada tempat yang sama. Display produk, pakaian karyawan dan desain interior toko sangat mirip toko Apple dengan dominan warna biru. Untuk promosi produk, kamu yang memiliki Samsung Galaxy Ace Plus bisa dibandingkan dengan Apple iPhone 3G, mirip nggak? atau Samsung Chrome Box Series 3 yang menyerupai Apple Mini Mac.
Paket Penjualan (Packaging)
Samsung ternyata juga membuat jalan pintas dengan menjiplak sistem packaging Apple yang terkenal mudah untuk dibongkar pasang.
Keputusan ini belum final, dan pihak Samsung masih diberikan kesempatan untuk mengajukan banding pada persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September mendatang. Persaingan kedua raksasa produsen smartphone ini sepertinya akan terus berlanjut dalam memperebutkan predikat ‘The Real Innovator’ dan merebut pangsa pasar smarthphone dunia yang kian menjanjikan. Masalah hak paten merupakan celah yang berhasil dimanfaatkan oleh Apple untuk meredam persaingan. Boy Genius Report dalam laporannya bulan Agustus membandingkan tingkat penjualan dari Apple dan Samsung. Posisi Samsung berhasil menggeser Apple dengan menjual smartphone 50 juta unit sedangkan Apple hanya mampu menjual 26 juta unit selama kuartal 2 tahun 2012. Dari data ini sudah kelihatan bahwa Apple dibuat kebakaran jenggot dengan melesatnya penjualan Samsung.
Bagi Indonesia khususnya, persaingan Apple vs Samsung, jika Apple menang dan banding Samsung ditolak maka produk Samsung di Indonesia akan ditarik dan imbasnya merugikan kalangan menengah ke bawah yang tidak bisa lagi menikmati smartphone murah Samsung aroma Apple, dimana segmen pasar Samsung memang membidik kalangan menengah ke bawah yang sangat potensial di tanah air.

Akhir dari babak pertarungan antara dua nama vendor besar saat ini yaitu Apple vs Samsung sudah memasuki babak final, dalam persidangan yang berlangsung di kandang Apple, tepatnya di Pengadilan Tinggi San Jose, Caifornia, Amerika Serikat, pekan lalu dewan juri menilai Samsung telah melanggar paten dari produk milik Apple. Dari keputusan ini pihak Samsung akan dikenai denda dan membayar royalty kepada Apple sebesar US$1,51 miliar, lebih kecil dari jumlah yang dituntut oleh Apple yaitu $2,5 miliar.

Hasil ini berbeda dengan keputusan pengadilan di kandang Samsung. Di Korea Selatan baik pihak Samsung dan Apple sama-sama dianggap melanggar paten dan keduanya harus membayar denda. Samsung dikenai denda 25 juta Won sedangkan Apple 40 juta Won.

Pengadilan Korea Selatan, seperti dilansir Paseban, juga menerapkan larangan terbatas untuk produk dari kedua vendor tersebut yang tercantum dalam berkas keputusan.

Produk-produk tersebut adalah iPhone 3GS, iPhone 4, iPad, iPad 2, Galaxy SI, Galaxy SII, Galaxy Tab, dan Galaxy Tab 10.1. Apple dinyatakan melanggar dua paten Samsung sebaliknya Samsung telah melanggar satu paten milik Apple.

Sebenarnya jumlah denda yang harus dibayar olehSamsung bukanlah masalah besar bagi Samsung karena Samsung sendiri saat ini adalah produsen smartphone terbesar di dunia yang menguasai hampir 70% pasar teknologi gadget Android. Namun tidak bisa dihindari kekalahan ini akan memberikan dampak negatif terhadap nama Samsung.

Meskipun demikian, hasil suara dewan juri tersebut belum ‘diketuk palu’ oleh Hakim Lucy Koh karena menganggap masih ada yang harus ‘dirapihkan’ dari keputusan juri tersebut.

Walaupun sudah bisa dipastikan bahwa kali ini Apple menang telak dari Samsung.

Di bawah ini, seperti dilansir Paseban akan mengulas kronologi kasus dari pertarungan Apple dan Samsung mengenai paten teknologi yang telah menjadi kasus terbesar di dunia teknologi gadget sepanjang tahun 2011-2012 ini.

April 2011

Samsung telah bersaing dengan Apple dengan memasarkan produk andalannya masing-masing di pasar gadget Amerika Serikat. Tetapi persaingan ‘sportif’ itu berubah saat pihak Apple pada tanggal 15 April 2011 melayangkan gugatan kepada Samsung karena perusahaan asal negeri Ginseng ini dianggap telah meniru desain dari iPhone. Selang beberapa hari giliran Samsung yang menggugat balik Apple karena dianggap telah meniru teknologi 3G dan wireless dari Samsung. Kedua kasus tuntutan tersebut digabungkan dan telah disidangkan di pengadilan Korea Selatan, Australia, Jepang, Jerman dan juga Amerika Serikat.

Mei 2011

Pengacara dari pihak Samsung meminta kode dan data dari iPhone 5 dan iPad 3 karena Samsung mencurigai bahwa produk Apple yang akan datang ini telah meniru konsep yang dimiliki dari Samsung dan akan membahayakan produk Samsung terbaru nantinya. Pengadilan menolak permintaan dari Samsung mengenai data iPhone 5 dan iPad 3 ini.

Agustus 2011

Samsung mengalami tamparan pertama setelah pengadilan Jerman melarang penjualan dari Galaxy Tab 10.1 di seluruh Eropa terkecuali Belanda. Belum cukup yang dialami Samsung karena pengadilan Jerman juga meminta penjualan dari Galaxy S, Galaxy S-2, Galaxy Ace di Jerman ikut dihentikan.

September 2011

Penjualan Samsung Galaxy Tab 10.1 dihentikan karena dianggap melanggar hak paten, desain, tampilan dan nuansa dari iPad.

Oktober 2011

Di bulan ini perang paten terjadi di Australia setelah pengadilan di sana memutuskan untuk melarang penjualan dari Galaxy Tab 10.1. Samsung melalui produk tabletnya tersebut dianggap telah meniru teknologi layar sentuh dan sistem pengendaliannya dari Apple.

November 2011

Samsung membalas Apple dengan meminta data dan kode dari iPhone 4S untuk dievaluasi dan meminta pengadilan menyetujui penundaan penjualan iPone 4S di pasar gadget Australia. Apple membalasnya lagi dengan meminta pengadilan Jerman untuk melarang Galaxy Tab 10.1N terbaru yang sudah didesain ulang oleh Samsung karena juga dianggap telah meniru desain dari iPad.

Namun pengadilan Australia menggugurkan tuntutan dari Apple dan akhirnya Samsung Galaxy Tab 10.1 diijinkan untuk dipasarkan di Australia pada bulan Desember 2011.

Desember 2011

9 Desember penjualan Galaxy Tab 10.1 dimulai. Tetapi perang Apple vs Samsung belum berakhir. Kedua perusahaan sama-sama telah mengeluarkan biaya yang sangat besar. Ini bukan lagi sekedar masalah produk dan paten tetapi masalah harga diri dan gengsi dari kedua nama produsen gadget dunia.

Januari 2012

Sejalan dengan persaingan Apple vs Samsung di pasaran teknologi gadget, persaingan juga masih terjadi di meja hijau. Apple kembali melayangkan gugatan kepada Samsung dengan memberikan bukti berupa kode desain dan data sertifikat resmi dua produk mereka yang dianggap ditiru oleh 10 jenis produk smartphone besutan Samsung.

Februari 2012

Pengadilan Jerman memutuskan Galaxy Tab 10.1N tidak mirip dengan iPad. Samsung membuat Galaxy Tab 10.1N ini didesain ulang khusus untuk pasar gadget Jerman dengan mengubah materi dan desain tampilannya.

Maret 2012

Samsung mendaftarkan gugatan baru terhadap Apple. Samsung mengklaim bahwa 3 paten teknologi miliknya telah digunakan oleh Apple pada iPhone 4S dan iPad 2. Gugatan ini dikeluarkan beberapa jam sebelum Apple mengadakan acara peluncuran dari iPad 3 atau iPad HD. Pertarungan ternyata belum ingin diakhiri oleh Samsung.

April 2012

Negosiasi sempat dicoba dilakukan oleh masing-masing kedua belah pihak. Para petinggi dari Apple dan Samsung bertemu untuk menemukan jalan keluar dan mengakhiri perselisihan tersebut. Pertemuan dilakukan setelah pengadilan California, Amerika Serikat memerintahkan keduanya untuk berpartisipasi dalam pertemuan untuk menemukan solusi dan jalan keluar yang dipimpin oleh seorang Hakim. Negosiasi ini berakhir di tengah jalan.

Juli 2012

Tahap akhir dari kisah saga perang Apple versus Samsung dimulai bulan Juli. Keduanya memberikan berbagai dokumen berupa foto prototype, email korespondensi antar kedua perusahaan, dan transkrip deposisi dari para saksi ahli yang didatangkan oleh masing-masing kedua belah pihak. Dari kedua berkas dokumen diajukan didapat informasi bahwa isi dokumen Apple menyatakan bahwa Samsung telah melakukan pelanggaran hak paten dan meminta mereka untuk membayar ganti rugi terhadap Apple.

Sedangkan berkas dokumen Samsung menyatakan bahwa Apple berusaha untuk melumpuhkan kompetisi pasar dan berusaha untuk memonopoli penjualan teknologi gadget dan meraih untung sebesar-besarnya. Pengadilan ini juga didengar oleh dewan juri berjumlah 10 orang yang memiliki kewenangan dalam membulatkan suara dan memutuskan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dari pertarungan ini.

Apple mengajukan bukti berupa dokumen milik Samsung yang isinya menggambarkan evaluasi Samsung terhadap produk dari iPone. Di dalamnya terdapat data-data perbandingan antara Galaxy S dengan iPhone yang juga merekomendasikan agar Galaxy S dibuat dan bekerja lebih ‘mirip’ iPhone 4S.

Agustus 2012

25 Agustus 2012 pihak dewan juri memutuskan bahwa Samsung telah melanggar beberapa paten milik Apple. Dewan juri mengambil keputusan setelah menganggap bukti-bukti yang diberikan pihak Apple mendukung keputusan tersebut. Sedangkan bukti-bukti yang dibawa oleh Samsung dinilai tidak cukup kuat. Dewan juri memutuskan Samsung harus membayar denda atau ganti rugi sebesar $1,51 miliar kepada Apple. Dengan kekalahan ini maka pengguna smartphone di Amerika Serikat dan beberapa Negara lainnya harus menghadapi kenyataan untuk sementara tidak dapat merasakan pengalaman menggunakan tablet dan smartphone dari Samsung dan tidak menutup kemungkinan beberapa gadget Android lainnya.

Tetapi untuk penggemar Samsung tidak perlu berkecil hati karena Samsung selama masa pengadilan sengketa paten ini berlangsung, telah membuat banyak inovasi yang sepertinya akan menjadi masa depan cerah untuk vendor satu ini. Keputusan pengadilan yang merugikan Samsung sepertinya dapat membuat mereka membuat rancangan yang lebih baik dan inovatif dibanding Apple

sumber : bisnis.com, mjeducation.co