#menubar{ width:900px; margin-top:5px; float:center; background:#de360f; height:35px; border:1px solid #de360f; } #menubar-left{ float:left; width:900px; padding-top:1px; } #menubar ul{ position:relative; overflow:hidden; padding:0; margin:0; font-weight:none; font-size:12px; }

Senin, 10 Juni 2013

Perbudakan buruh (BI SS 2013)



Perbudakan buruh yang terjadi di perusahaan panci milik Yuki Irawan di Tangerang karena lemahnya negara dalam memberikan pengawasan hubungan industrial.

Karena lemahnya negara dalam melakukan pengawasan hubungan industrial dan lemah upaya untuk melindungi hak-hak buruh. Perbudakan buruh terjadi karena ada pengusaha-pengusaha nakal yang tidak mau memenuhi hak-hak buruh, dan upaya itu terus dilakukan.

Kasus perbudakan buruh yang terjadi di pabrik kuali milik Yuki Irawan masih menjadi topik perbincangan. Diduga kasus tersebut juga bisa terjadi karena adanya kolusi dari aparat dan pengusaha.

Ini akan mencerminkan adanya kolusi aparat dan pengusaha. Buruh yang menjadi korban.

Seharusnya ada kesepatakan partnership in profit antara pengusaha dan karyawannya. Namun, dalam kasus pabrik kuali ini kesepakatan tersebut tak terpenuhi. Partnership in profit dalam industrial relation tidak ada. Terjadilah hal seperti itu. Ini kejadian yang sangat memilukan. Buruh itu hanya dianggap alat produksi

Padahal, tenaga kerja adalah elemen penting dalam setiap usaha. Sayangnya, di Indonesia lebih menomorsatukan para pemilik modal. Usaha tak akan berjalan tanpa dukungan dari buruh. begitu kuatnya posisi orang yang punya uang. Salah satu kesalahan besar dalam perburuhan kita adalah kita terlalu mengagungkan para pemilik modal

Pemerintah harus menjamin dan memastikan kasus serupa tidak terjadi lagi. Pemerintah harus melakukan evaluasi serius terhadap sistem pengawasan ketenagakerjaan. Pemerintah juga harus memberikan kompensasi kepada korban baik berupa materi maupun fasilitas tertentu yang dibutuhkan untuk para tenaga kerja.

Sumber:

http://www.itoday.co.id/politik/ini-dia-penyebab-perbudakan-buruh

pencucian uang kasus impor daging (BI SS 2013)



Dalam kasus suap impor sapi, KPK telah menetapkan lima orang tersangka yaitu Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Fathanah, dua orang direktur PT Indoguna Utama yang bergerak di bidang impor daging yaitu Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi dan direktur utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman. Fathanah bersama Lutfi Hasan disangkakan melanggar Pasal 12 Huruf a atau b atau Pasal 5 Ayat (2) atau Pasal 11 UU No. 31/1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP mengenai penyelenggara negara yang menerima hadiah atau janji terkait kewajibannya.

Keduanya juga dikenakan disangkakan melakukan pencucian uang dengan sangkaan melanggar pasal 3 atau pasal 4 atau pasal 5 Undang-Undang nomor 8 tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara Elizabeth, Juard dan Arya Effendi diduga melanggar Pasal 5 Ayat (1) atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 20/2001 jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP tentang pemberian hadiah atau janji kepada penyelenggara negara.

Juard dan Arya ditangkap KPK pasca menyerahkan uang senilai Rp1 miliar kepada Fathanah, KPK sudah menyita uang tersebut yang merupakan bagian nilai suap yang seluruhnya diduga mencapai Rp40 miliar dengan perhitungan “commitment fee” per kilogram daging adalah Rp5.000 dengan PT Indoguna meminta kuota impor hingga 8.000 ton.

Mentan Suswono, Luthfi Hasan Ishaaq, Ahmad Fathanah, Maria Elisabeth Liman pernah bertemu pada 11 Januari di Hotel Aryaduta Medan untuk membahas kuota impor daging sapi.

Bahkan, KPK tidak akan berhenti hanya pada penetapan 5 tersangka. Sebab, ada dugaan suap dan tindak pidana pencucian uang terkait kasus tersebut, juga melibatkan pihak lain di luar Partai Keadilan Sejahtera.




Sumber:

http://www.solopos.com/2013/05/13/kasus-suap-impor-daging-sapi-penyidik-kurang-kpk-tunda-sita-mobil-di-dpp-pks-405887

dampak positif & negatif twitter sby (BI SS 2013)



Presiden SBY siap nge-tweet untuk berkomunikasi dengan followersnya. Ada dampak positif dan negatif dari upaya Presiden SBY untuk lebih dekat dengan rakyat Indonesia ini.

"Membuka twitter menjadi urgent buat SBY. Sebab, selama ini kegelisahan utama SBY yang kerap diungkapkan tentang Partai Demokrat ialah belum padunya komunikasi publik para elite partai. Dengan membuka akun twitter, praktis arus utama komunikasi politik akan lebih tertata sebab alaminya info dari akun SBY akan menjadi mainstream," ujar pengamat politik dari Universitas Paramadina, Rico Marbun, saat berbincang dengan detikcom, Jumat (12/4/2013).

Menurut Rico, meski kental dengan nuansa politis, ada beberapa nilai positif yang dapat muncul. Pertama, ada keterbukaan yang sifatnya total.

"Berbeda dengan SMS, email atau surat, publik bisa menyampaikan langsung uneg-uneg dan konfirmasi kepada SBY. Ini berarti kita tidak perlu bertanya-tanya apakah kritik dan pertanyaan kita sampai atau tidak ke SBY," paparnya.

Nilai positif yang kedua, dari sisi politik, SBY juga bisa mengurangi distorsi informasi tentang Demokrat. "Karena info tentang partai dari elite dan publik menjadi tidak berjarak," tutur pria yang juga pengajar di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) ini.

Nilai positif yang ketiga, dari sisi kenegaraan, SBY seharusnya bisa memanfaatkan media ini sebagai bahan awal untuk mengetahui keinginan publik. "Bisa untuk menerka mood publik atas kebijakannya," katanya.

Selain nilai positif, tentu ada nilai negatifnya. Nilai negatif yang harus diwaspadai adalah bila tidak dikelola dengan baik, maka twitter ini akan menjadi bumerang.

"Bila tidak dikelola dan didukung oleh tim yang baik, strategi ini bisa menjadi semacam 'backfire'. Bila content yang ditampilkan terlalu personal, kurang bermutu, atau bahkan kurang cepat dan telat merespons, publik bisa menilai langkah ini menjadi manuver pencitraan yang kental nuansa basa basim," kata Rico.

Nilai negatif lainnya, lanjut Rico, SBY harus menghadapi cyber bullying. Diharapkan SBY tidak mudah terpancing emosi atau keinginan untuk berkeluh kesah.

"Ingat bahwa ini bukan hanya akun twitter orang biasa, ini adalah akun twitter pemimpin republik. Artinya semua pesan bukan hanya dipantau orang Indonesia namun juga dunia internasional," tutupnya.


sumber : detik.com

gonjang ganjing harga bbm di indonesia (BI SS 2013)

Gonjang-ganjing kenaikan harga BBM bersubsidi ini telah menyebar hampir ke seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah memberikan statement (kalimat) kepada masyarakat yang diliput dan disebar oleh awak media bahwa akan ada kenaikan harga BBM bersubsidi. Kenaikan harga BBM bersubsidi ini menjadi topik yang banyak menjadi perbincangan dalam lapisan masyarakat luas. Penyebab kenaikan harga BBM bersubsidi ini sepertinya belum ada kepastian apakah penyebabnya. Tapi dari beberapa opini atau pendapat yang saya dengar ialah bahwa kenaikan BBM bersubsidi ini dikarenakan banyaknya orang-orang mampu atau kaya (berpenghasilan tinggi) yang memanfaatkan dan menggunakan bbm bersubsidi.

Keputusan kenaikan BBM bersubsidi ini untuk kisaran hargan-harganya yaitu untuk Premium naik Rp. 2.000 dari harga Rp. 4.500 menjadi Rp. 6.500 per liter dan untuk harga Solar naik Rp. 1.000 dari 4.500 menjadi Rp. 5.500 per liter. Kpan diberlakukannya kenaikan BBM bersubsidi ini belum pasti.

Apapun alasan kenaikan harga BBM bersubsidi ini diharapkan efektif dan tidak merugikan siapapun di negeri ini. Semoga tidak menyulitkan masyarakat, terutama masyarakat yang ekonominya kurang. Dan semoga kenaikan BBM bersubsidi ini apabila jadi diterapkan oleh Pemerintah diharapkan tepat sasaran dan tidak menjadi beban para rakyat-rakyat di negeri Indonesia ini.




Ketidakpastian kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mempersempit ruang Bank Indonesia (BI) dalam memainkan bauran kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo menyatakan, pihaknya hanya bisa memainkan kebijakan makroprudensial pada penyaluran kredit dari lima bauran kebijakan.

"Saat ini kita hanya bisa memainkan kebijakan makroprudensial penyaluran kredit aja, karena ketidakpastian kebijakan harga BBM ini," ungkap Perry dalam acara Macroeconomic Policies for Sustainable Growth with Equity in East Asia, Yogyakarta, Rabu (15/5).

BI saat ini memiliki lima bauran kebijakan makro ekonomi yakni kebijakan suku bunga (BI rate), nilai tukar, pengendalian arus modal asing, makro prudensial dalam penyaluran kredit perbankan, dan koordinasi tim pengendali inflasi daerah (TPID). Bauran kebijakan itu dilakukan karena pemerintah memiliki ruang sempit dalam mendorong pertumbuhan sebagai akibat defisit fiskal.

Akan tetapi, kata Perry, BI kini tidak bisa memainkan kebijakan suku bunga dan nilai tukar. Hal ini terjadi karena ketidakpastian kebijakan kenaikan harga BBM yang memicu ekspektasi inflasi.

Diketahui, meski inflasi saat ini capai 5,6%, suku bunga acuan atau BI rate pada Mei kembali dipertahankan pada level 5,75%. Sementara itu, nilai tukar rupiah di sepanjang April 2013, masih bergerak melemah 0,05%, dan berada di kisaran Rp9.723 per dolar.

Sebagai perbandingan pada tahun 2010-2011, kata Perry, BI bisa menurunkan BI rate dengan kondisi inflasi yang relatif rendah. BI rate diturunkan secara bertahap dari 6,5% menjadi 5,75%.

"Apabila pemerintah langsung memutuskan kenaikan harga BBM, maka kita bisa memainkan kebijakan suku bunga dan nilai tukar," tegas Perry. Dia mengungkapkan pihaknya telah melakukan simulasi dampak kenaikan harga BBM terhadap inflasi, suku bunga, dan makro ekonomi nasional.

Oleh karena itu, kata Perry, BI memainkan kebijakan makroprudensian melalui pengaturan alokasi kredit. Dia mencontohkan untuk mendorong penyaluran kredit ke sektor agrikultur dan UMKM dan membatasi penyaluran kredit sektor properti dan kendaraan bermotor.

"Kita dorong alokasi kredit perbankan ke sektor-sektor produktif ke pertumbuhan seperti agrikultur dan UMKM," terangnya.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution sebelumnya mengungkapkan meski menjaga level BI rate, BI semakin mewaspadai tekanan inflasi yang berasal dari ekspektasi inflasi terkait dengan ketidakpastian kebijakan subsidi BBM. Sebab, ekspektasi inflasi menunjukkan kecenderungan meningkat ke pasar keuangan.

sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews